Porsche pertimbangkan baterai dari China

Jakarta (ANTARA) – Porsche mempertimbangkan untuk membeli baterai mobil listrik dari perusahaan China, Contemporary Amperex Technology Ltd (CATL), dilansir Reuters, Senin.

Pembuat mobil Jerman dan CATL “dalam pembicaraan yang baik,” kepala pimpinan riset dan pengembangan Porsche Michael Steiner di Fuzhou, China.

Ia menambahkan bahwa telah bertemu dengan manajemen CATL secara berkala dengan respons yang baik. Komponen baterai menjadi salah satu peranti penting dalam industri mobil listrik di masa mendatang.

Sebelumnya, Porsche menggunakan produk baterai dari Korea Selatan, LG Chem, kendati saat ini induk perusahaan Porsche, Volkswagen sudah memilih CATL.

Kehadiran Porsche sebagai pelanggan baru CATL akan menguntungkan pabrikan China itu di tengah persaingan produk baterai dengan perusahaan Asia lainnya.

CATL sedang membangun pabrik di Jerman untuk memperkuat kehadirannya di Eropa, lokasinya bahkan dekat dengan pabrik Porsche. Pembuat baterai itu juga sudah menjalin kerja sama dengan BMW AG.

Merek baterai populer lainnya, Panasonic, juga sudah menjalin kerja sama cukup lama dengan Tesla, kendati pabrik mobil listrik Amerika itu juga tertarik memakai baterai dari LG Chem.

Terkait dengan pemberlakuan pajak kendaraan di China, Porsche berharap mendapatkan keringanan karena menjual model Taycan yang sepenuhnya berpenggerak listrik.

“Kami bekerja intensif dengan otoritas China,” kata Puttfarcken, demikian Reuters.

Baca juga: Pemerintah incar investasi baterai kendaraan listrik

Baca juga: Berapa rupiah yang dibutuhkan sekali isi baterai Outlander PHEV?

Baca juga: VW perkuat aliansi dengan pemasok baterai untuk produksi mobil listrik

Pewarta: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019