Bosch hadirkan inovasi rem dan powertrain listrik ramah lingkungan

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan teknologi dan komponen otomotif, Bosch, menghadirkan pemutakhiran komponen powertrain listrik dan teknologi pengereman guna menciptakan ekosistem ramah lingkungan di tengah bertumbuhnya mobilitas masyarakat di berbagai kota.

“Bosch memiliki visi mobilitas perkotaan yang bebas stress, bebas kecelakaan dan bebas emisi. Visi ini dapat dicapai melalui ekosistem berkelanjutan yang mengintegrasikan berbagai solusi transportasi alternatif dan mengoptimalkan kendaraan bermotor dengan menjadikannya lebih aman, lebih nyaman dan lebih efisien,” kata Martin Hayes, presiden Bosch di Asia Tenggara dalam keterangannya, Senin.

Di seluruh dunia, komponen powertrain listrik buatan Bosch telah memberi daya untuk lebih dari setengah juta kendaraan di jalan raya. Kebangkitan powertrain listrik merupakan kemajuan besar menuju kualitas udara yang lebih baik di berbagai kota.

Selain itu, para produsen mobil berupaya mengurangi emisi CO2. Pada praktiknya, ini berarti mengurangi konsumsi bahan bakar mobil, dan aki Bosch 48-Volt dirancang khusus untuk tujuan tersebut.

Misalnya, sel-sel lithium-ion yang Bosch gunakan, walaupun sangat kompak, tetapi juga berfungsi mengurangi CO2. Aki inovatif 48-Volt dari Bosch distandardisasi untuk memudahkan integrasi dengan model-model kendaraan baru, dari mobil kompak, mobil mini sampai mobil mikro.

Keterjangkauannya juga memungkinkan powertrain dengan cepat menjadi hibrida. Seiring dengan pasar massal mobil hibrida yang semakin berkembang, Bosch berharap produk akinya juga akan meraih kesuksesan di sektor tersebut.

Produksi aki telah dimulai pada akhir 2018. Untuk mengantisipasi besarnya pasar hibrida entry-level, selain aki 48-Volt, Bosch menawarkan komponen powertrain lain untuk model-model ini. Bosch memperkirakan sekitar 15 juta kendaraan yang menggunakan aki hibrida 48-Volt akan mulai beroperasi pada 2025.

Baca juga: Perlunya rem ABS untuk sepeda motor

Sistem pengereman regeneratif

Sistem pengereman merupakan salah satu elemen terpenting dalam peralatan keselamatan pada kendaraan. Sistem tersebut mengubah tenaga rem dari pengemudi menjadi pengereman optimal yang diperlukan sehingga kendaraan dapat berhenti dengan aman dan nyaman.

Namun, saat ini ada alasan lain mengapa sistem pengereman menjadi pusat perhatian publik, yakni emisi karbon.

Kebanyakan polusi partikulat dari lalu lintas disebabkan oleh jalan, ban dan keausan rem, alih-alih disebabkan oleh pembakaran bahan bakar.

Menurut badan lingkungan negara Jerman, rem dan ban bertanggung jawab atas 32 persen emisi partikulat dari kegiatan mengemudi; kira-kira setengahnya berasal dari debu rem.

Karena itu, mengurangi debu rem secara signifikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas udara, terutama di kota-kota besar.

Sistem pengereman regeneratif memungkinkan pemulihan energi pengereman alih-alih menggunakan rem gesekan, menjadikan pengereman bebas dari emisi.

Mesin pembakaran yang lebih efisien membutuhkan solusi bebas vakum modular dan terukur untuk sistem pengereman. iBooster, penguat rem elektromekanis, sesuai dengan semua konfigurasi drivetrain dan sangat cocok untuk kendaraan hibrida maupun listrik.

Baca juga: Menjajal teknologi keselamatan ESP Bosch

Mobilitas masa depan

Sistem powertrain hemat energi adalah solusi utama untuk menjawab tantangan energi dan perubahan iklim. Bosch percaya bahwa mesin pembakaran internal yang dioptimalkan dan sistem penggerak listrik juga memiliki peran besar untuk masa depan mobilitas perkotaan, dan terus mengembangkan serta meningkatkan kedua jenis powertrain tersebut.

Awal tahun ini, Bosch mengakuisisi penuh saham EM-motive, salah satu produsen motor listrik Eropa.

Didirikan oleh Bosch dan Daimler pada 2011 sebagai perusahaan patungan 50-50, EM-motive telah memproduksi sekitar 450.000 motor listrik. Akuisisi ini adalah langkah maju yang logis bagi Bosch sebagai pemimpin dalam elektromobilitas untuk terus melampaui batas-batas teknis yang ada.

“Bagi Bosch, mewujudkan udara bersih di perkotaan bukanlah hal yang mustahil. Teknisi kami telah mengembangkan berbagai lompatan inovatif dalam mengembangkan teknologi yang akan membantu memastikan perkotaan kita menjadi tempat yang lebih layak dan berkelanjutan untuk ditinggali,” tutup Hayes.

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

VW makin serius garap proyek baterai listrik bersama Northvolt

Jakarta (ANTARA) – Pembicaraan kerja sama baterai listrik antara Volkswagen (VW) dengan startup Swedia, Northvolt, semakin serius, menurut warta surat kabar Jerman yang mengutip anggota dewan VW Stefan Sommer, dilansir Reuters, Sabtu (25/5).

Menurut rencana, kedua perusahaan akan memproduksi sel baterai di Salzgitter, dekat markas besar VW di Lower Saxony.

Volkswagen awal bulan ini berjanji akan menggelontorkan 1 miliar euro untuk proyek tersebut, yang menurut mereka tergantung pada kondisi dan faktor ekonomi tertentu, misalnya subsidi listrik.

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Sabtu, Stefan Sommer mengatakan kepada Boersen-Zeitung bahwa dia yakin produksi sel baterai di Salzgitter akan terwujud.

“Kami akan mengintensifkan pembicaraan kami selama beberapa pekan ke depan sehubungan dengan perencanaan yang lebih rinci,” katanya.

Ia menambahkan, Volkswagen juga mencari lokasi potensial lain di Eropa untuk produksi sel baterai, kendati ia tidak merinci lebih lanjut tentang rencana itu.

Baca juga: VW Tiguan Allspace dan Audi Q8 segera masuk Indonesia

Baca juga: VW siapkan pesaing Tesla X di China pada 2021

Baca juga: VW China “recall” 92.621 mobil libatkan Beetle hingga Golf

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Komunitas Etios Valco tanam 500 bibit mangrove di Pulau Pahawang

Jakarta (ANTARA) –

Komunitas Toyota Etios Valco Club Indonesia (TEVCI) menggelar jambore nasional, dengan menanam 500 bibit mangrove bersama Badan Pengelola Daerah Perlindungan Mangrove (BPDPM) Pulau Pahawang, Lampung.

   

Ketua Umum TEVCI, Ogu Nasution mengatakan jambore itu digelar guna memberikan kontribusi pada Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April.

   

“Aktivitas tersebut dipilih dalam upaya TEVCI memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan dalam upaya memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April dengan cara berkontribusi nyata terhadap bumi,” ujar Ogu Nasution dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

   

Ogu menjelaskan, rangkaian acara dimulai dengan perjalanan konvoi yang diikuti anggota TEVCI yang berasal dari Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Mereka berkonvoi bersama chapter masing-masing menuju Lampung.

   

Acara dilanjutkan dengan penyambutan dan service ringan di bengkel Auto2000 Raden Inten Lampung, kemudian dilanjutkan penanaman 500 bibit mangrove pada hari kedua.

   

Acara itu juga menggelar sosialisasi bahaya sampah plastik dan sumbangan tempat sampah bersama WALHI, Auto2000, pemerintah desa serta BPDPM Pahawang.

   

“Semoga agenda tersebut menjadi contoh bagi komunitas lain yang ingin berpartisipasi dalam menjaga lingkungan,” kata Irfan, perwakilan WALHI Lampung. Komunitas Toyota Etios Valco Club Indonesia (TEVCI) tanam 500 bibit mangrove di Pulau Pahawang (ANTARA News/HO)

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Porsche didenda Rp8,5 triliun karena kecurangan diesel

Jakarta (ANTARA) – Produsen mobil sport Jerman, Porsche, didenda 535 juta euro (Rp8,5 triliun) oleh jaksa penuntut Jerman karena kecurangan uji emisi diesel, dilansir Reuters, Rabu (7/5).

Jaksa penuntut di Stuttgart pada Selasa (6/5) mengatakan bahwa departemen pengembangan perusahaan telah mengabaikan kewajiban hukum, sehingga mobil diesel yang dijual menyemburkan tingkat polusi berlebihan.

Denda terhadap Porsche mengikuti hukuman 1 miliar euro yang dijatukan pengadilan kepada Volkswagen, dan denda 800 juta euro untuk Audi pada tahun lalu.

Otoritas AS mengungkapkan bahwa kecurangan emisi yang dilakukan secara sistematis oleh Volkswagen pada 18 September 2015, memicu skandal bisnis terbesar dalam sejarah perusahaan otomotif.

Secara total, Porsche, Audi maupun VW sebagai merek yang tergabung dalam grup Volkswagen AG menelan denda hingga 30 miliar euro.

VW, Porsche, dan Audi menjual mobil bermesin diesel yang gagal memenuhi aturan lingkungan, serta melakukan kecurangan pada uji emisi.

Jaksa penuntut mengatakan Porsche tidak mengajukan banding atas denda tersebut. Porsche mengkonfirmasi denda itu dan mengatakan proses penuntutan terhadap perusahaan sudah berakhir.

Denda tersebut tidak akan menghentikan proses hukum yang sedang berlangsung terhadap orang perorangan (insinyur, manajer dan petinggi perusahaan yang diduga terlibat) sehubungan dengan manipulasi diesel Porsche, tambah jaksa penuntut.

Baca juga: Kasus emisi diesel, Fiat Chrysler didenda 700 juta dolar AS

Baca juga: Skandal emisi diesel pukul laba Mercedes-Benz

Baca juga: Jerman selidiki Opel atas skandal “Dieselgate”
 

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Setelah mobil listrik, Toyota-Panasonic kembangkan rumah terkoneksi

Jakarta (ANTARA) – Toyota Motor Corp dan Panasonic Corp akan mendirikan perusahaan patungan guna mengembangkan layanan rumah terkoneksi bagi masyarakat urban.

Kerja sama itu akan mengembangkan mobil, peralatan rumah, robot pendamping, hingga piranti lain yang berhubungan konektivitas dan energi terbarukan.

Kedua perusahaan tersebut, sebelumnya sudah bekerja sama dalam pengembangan baterai kendaraan listrik (EV), dengan menggabungkan kekuatan riset dan pengembangan guna bersaing dengan pabrikan lain dalam waktu yang relatif cepat.

“Kami akan menggabungkan masing-masing dari kekuatan kami untuk menawarkan nilai baru dalam kehidupan sehari-hari,” kata Presiden Panasonic, Kazuhiro Tsuga, dikutip dari Reuters, Kamis.

Langkah itu dilakukan saat kendaraan rendah emisi dan layanan berbagi tumpangan berhasil membuka peluang bagi para perusahaan lain untuk bermain di sektor otomotif.

Hal itu membuat pabrikan otomotif mencari ceruk alternatif guna mencari pemasukan dari sektor lain.

Toyota telah mengembangkan mobil terhubung yang menyediakan data untuk keperluan perjalanan, asuransi hingga proses pemeliharaan kendaraan sesuai permintaan.

“Jika kita dapat menggunakan jaringan ini untuk maju, tidak hanya memproduksi dan menjual kendaraan, tetapi juga untuk menyediakan layanan baru, kemungkinan masa depan kita akan sangat berkembang,” kata President Toyota Motor Corp Akio Toyoda.

“Selain mobil, saya pikir memiliki bisnis perumahan sendiri dan bisnis yang terhubung akan menjadi keuntungan besar bagi kami,” tutupnya.

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Di Swedia, jalan bisa isi daya mobil listrik yang melintas di atasnya

Jakarta (ANTARA) – Swedia sedang membangun salah satu infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik tercanggih, bukan dalam bentuk stasiun pengisian daya, melainkan sebuah jalan khusus yang bisa memasok daya.

Dilansir kantor berita Asian News International (ANI), Minggu, jalanan dengan rute khusus di Kota Lund itu dapat mengisi daya mobil listrik jenis tertentu yang melintas di atasnya.

Menurut Fast Company, jalan yang membentang sejauh 1 kilometer yang dibangun perusahaan Elonroad akan menjadi media pengisian daya listrik.

Teknologi pengisian listrik menggunakan medan magnet pada permukaan jalan diklaim dapat mengisi baterai hingga 80 persen. Langkah itu diharapkan dapat membuat operasional mobil listrik kian murah dan praktis, tanpa harus antre di stasiun pengisian listrik kemudian menunggu sampai baterai penuh dalam waktu berjam-jam.

Baca juga: Nissan Indonesia harap ekosistem mobil listrik tumbuh cepat

Swedia akan memulai pembangunan tahap pertama jalanan canggih itu pada tahun ini, sedangkan praktiknya akan didemonstrasikan pada 2020.

Dilansir Digital Trends, jika upaya itu berjalan sesuai rencana, maka Swedia akan membangun jalanan pengisi daya listrik sejauh 2.000 kilometer, sehingga dapat mengubah pola transportasi konvesional menjadi terektrifikasi.

Biaya pembangunan itu diperkirakan akan menelan biaya 3 miliar dolar AS.

Kendati demikian, Swedia bukanlah satu-satunya negara yang mengeksplorasi teknologi itu. Israel juga menjalankan proyek jalanan pengisian daya yang menghubungkan Kota Eilat dengan Bandara Internasional Ramon.

Baca juga: Setelah mobil listrik, Toyota-Panasonic kembangkan rumah terkoneksi
Baca juga: Asia dominasi produksi baterai mobil listrik global

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2019

Volkswagen berencana bangun pabrik baterai

Jakarta (ANTARA) – Volkswagen akan berinvestasi 1 miliar euro untuk memproduksi sel baterai mobil listrik di Jerman

Dalam sebuah pernyataan, Volkswagen berencana mendirikan pabrik baterai di Lower Saxony, yang dibangun dengan konsep kemitraan multi brand.

Untuk saat ini, sel baterai bagaikan medan pertempuran utama industri otomotif karena banyak produsen kendaraan beralih menggunakan tenaga listrik. Saat ini mereka masih meminta pasokan dari pabrikan Asia.

Dilansir dari Reuters, Selasa, Volkswagen sedang mencari opsi untuk bisnis MAN Energy Solutions, yang membuat mesin diesel besar untuk kapal dan generator listrik, serta pembuat transmisi Renk, termasuk untuk perusahaan patungan, kemitraan, penjualan penuh atau sebagian.

Reuters melaporkan, awal bulan ini Volkswagen telah mendekati beberapa perusahaan untuk mengukur minat mereka dalam membeli MAN Energy Solutions, yang diperkirakan akan mencapai angka sekitar 3 miliar euro.

Langkah itu merupakan salah satu upaya Chief Executive Volkswagen, Herbert Diess untuk melangsingkan grup yang memiliki 12 merek, truk, bus, sepeda motor, mobil, dan sepeda listrik sebagai bagian dari bisnisnya.

“Mengingat semakin kompleksnya industri kita dan tantangan yang terkait, sangat penting untuk fokus pada bisnis inti kami,” kata Ketua Dewan Pengawas, Hans Dieter Poetsch.

Baca juga: Asia dominasi produksi baterai mobil listrik global

Baca juga: Samsung siapkan baterai besar di Galaxy Note 10

Baca juga: VW dorong mitra usaha bangun pabrik baterai

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Motor listrik Gesits sudah bisa dipesan, harganya Rp25 jutaan

Jakarta (ANTARA) – PT Gesits Technologi Indonesia mengumumkan bahwa sepeda motor listrik Gesits sudah bisa dipesan dengan harga jual mulai Rp24,95 juta, dan proses distribusi akan dilangsungkan pada Juli.

Dalam ajang Telkomsel International Indonesia Motor Show (IIMS) 2019, pengunjung dapat langsung memesan Gesits di anjungan mereka yang berada di Hall C, Jiexpo, Kemayoran.

“Setelah melalui serangkaian proses riset , tahapan uji coba dan produksi yang konstruktif, dengan bangga kami memperkenalkan karya anak bangsa dengan kendaraan teknologi bertenaga listrik,” ujar CEO Gesits Indonesia, Harun Sjech di Jiexpo, Kemayoran, Kamis.

Dia juga menjelaskan, Gesits mengkombinasikan keamanan, performa, efisiensi dan memiliki biaya operasional lebih irit hingga 70 persen lebih efisien dari pada motor konvensional yang ada.

Baca juga: Kymco tatap peluang skuter listrik di Indonesia

Kendaraan ini menggunakan teknologi listrik dengan tenaga puncak 5 kW yang menggunakan baterai lithium NCM dengan kapasitas 3kWh yang dapat berjalan hingga 100 kilometer per satu kali pengisian daya. Pengisian pun terbilang cukup singkat hanya membutuhkan waktu 3 sampai 4 jam.

Gesits juga sudah dilengkapi dengan double disk brake, transmisi pulley, suspensi belakang mono shock, LED Daytime running light, HID Projector head lamps dan juga dilengkapi dengan digital dashboard yang bisa terkoneksi dengan ponsel pengendara.

Hasil karya anak bangsa ini juga didukung oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi. PT Pindad, PT Len. PT Wika industri Energi, PT Pertamina dan PT PLN.

“Dengan memiliki garansi tiga tahun, Gesits juga disempurnakan dengan layanan purna jual yang akomodatif karena Gesits menyediakan beberapa tingkatan layanan purna jual, layanan call center selama 24 jam juga tersedia,” ungkapnya.

Gesits akan meresmikan beberapa flagship store di kota besar dalam waktu dekat untuk memfasilitasi pemesanan Gesits selepas ajang Telkomsel IIMS 2019. Dia berharap, dapat menjadi pemimpin untuk kendaraan nasional.

Baca juga: Lambretta dan Gesits gabung IIMS 2019

“Para peminat dan followers Gesits yang tidak sempat datang ke IIMS juga dapat melakukan order online,” ucapnya.

Hadir dalam tiga warna, yaitu merah, hitam dan putih, Gesits dibanderol dengan harga mulai dari Rp 24,95 juta (off The Road). Untuk pemesanan Gesits pada ajang IIMS 2019 dan bagi mereka yang telah melakukan pre-order Gesits akan mendapatkan harga launching yaitu Rp 23,5 juta (Off The Road)

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019