Komunitas Etios Valco tanam 500 bibit mangrove di Pulau Pahawang

Jakarta (ANTARA) –

Komunitas Toyota Etios Valco Club Indonesia (TEVCI) menggelar jambore nasional, dengan menanam 500 bibit mangrove bersama Badan Pengelola Daerah Perlindungan Mangrove (BPDPM) Pulau Pahawang, Lampung.

   

Ketua Umum TEVCI, Ogu Nasution mengatakan jambore itu digelar guna memberikan kontribusi pada Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April.

   

“Aktivitas tersebut dipilih dalam upaya TEVCI memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan dalam upaya memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April dengan cara berkontribusi nyata terhadap bumi,” ujar Ogu Nasution dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

   

Ogu menjelaskan, rangkaian acara dimulai dengan perjalanan konvoi yang diikuti anggota TEVCI yang berasal dari Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Mereka berkonvoi bersama chapter masing-masing menuju Lampung.

   

Acara dilanjutkan dengan penyambutan dan service ringan di bengkel Auto2000 Raden Inten Lampung, kemudian dilanjutkan penanaman 500 bibit mangrove pada hari kedua.

   

Acara itu juga menggelar sosialisasi bahaya sampah plastik dan sumbangan tempat sampah bersama WALHI, Auto2000, pemerintah desa serta BPDPM Pahawang.

   

“Semoga agenda tersebut menjadi contoh bagi komunitas lain yang ingin berpartisipasi dalam menjaga lingkungan,” kata Irfan, perwakilan WALHI Lampung. Komunitas Toyota Etios Valco Club Indonesia (TEVCI) tanam 500 bibit mangrove di Pulau Pahawang (ANTARA News/HO)

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Porsche didenda Rp8,5 triliun karena kecurangan diesel

Jakarta (ANTARA) – Produsen mobil sport Jerman, Porsche, didenda 535 juta euro (Rp8,5 triliun) oleh jaksa penuntut Jerman karena kecurangan uji emisi diesel, dilansir Reuters, Rabu (7/5).

Jaksa penuntut di Stuttgart pada Selasa (6/5) mengatakan bahwa departemen pengembangan perusahaan telah mengabaikan kewajiban hukum, sehingga mobil diesel yang dijual menyemburkan tingkat polusi berlebihan.

Denda terhadap Porsche mengikuti hukuman 1 miliar euro yang dijatukan pengadilan kepada Volkswagen, dan denda 800 juta euro untuk Audi pada tahun lalu.

Otoritas AS mengungkapkan bahwa kecurangan emisi yang dilakukan secara sistematis oleh Volkswagen pada 18 September 2015, memicu skandal bisnis terbesar dalam sejarah perusahaan otomotif.

Secara total, Porsche, Audi maupun VW sebagai merek yang tergabung dalam grup Volkswagen AG menelan denda hingga 30 miliar euro.

VW, Porsche, dan Audi menjual mobil bermesin diesel yang gagal memenuhi aturan lingkungan, serta melakukan kecurangan pada uji emisi.

Jaksa penuntut mengatakan Porsche tidak mengajukan banding atas denda tersebut. Porsche mengkonfirmasi denda itu dan mengatakan proses penuntutan terhadap perusahaan sudah berakhir.

Denda tersebut tidak akan menghentikan proses hukum yang sedang berlangsung terhadap orang perorangan (insinyur, manajer dan petinggi perusahaan yang diduga terlibat) sehubungan dengan manipulasi diesel Porsche, tambah jaksa penuntut.

Baca juga: Kasus emisi diesel, Fiat Chrysler didenda 700 juta dolar AS

Baca juga: Skandal emisi diesel pukul laba Mercedes-Benz

Baca juga: Jerman selidiki Opel atas skandal “Dieselgate”
 

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Setelah mobil listrik, Toyota-Panasonic kembangkan rumah terkoneksi

Jakarta (ANTARA) – Toyota Motor Corp dan Panasonic Corp akan mendirikan perusahaan patungan guna mengembangkan layanan rumah terkoneksi bagi masyarakat urban.

Kerja sama itu akan mengembangkan mobil, peralatan rumah, robot pendamping, hingga piranti lain yang berhubungan konektivitas dan energi terbarukan.

Kedua perusahaan tersebut, sebelumnya sudah bekerja sama dalam pengembangan baterai kendaraan listrik (EV), dengan menggabungkan kekuatan riset dan pengembangan guna bersaing dengan pabrikan lain dalam waktu yang relatif cepat.

“Kami akan menggabungkan masing-masing dari kekuatan kami untuk menawarkan nilai baru dalam kehidupan sehari-hari,” kata Presiden Panasonic, Kazuhiro Tsuga, dikutip dari Reuters, Kamis.

Langkah itu dilakukan saat kendaraan rendah emisi dan layanan berbagi tumpangan berhasil membuka peluang bagi para perusahaan lain untuk bermain di sektor otomotif.

Hal itu membuat pabrikan otomotif mencari ceruk alternatif guna mencari pemasukan dari sektor lain.

Toyota telah mengembangkan mobil terhubung yang menyediakan data untuk keperluan perjalanan, asuransi hingga proses pemeliharaan kendaraan sesuai permintaan.

“Jika kita dapat menggunakan jaringan ini untuk maju, tidak hanya memproduksi dan menjual kendaraan, tetapi juga untuk menyediakan layanan baru, kemungkinan masa depan kita akan sangat berkembang,” kata President Toyota Motor Corp Akio Toyoda.

“Selain mobil, saya pikir memiliki bisnis perumahan sendiri dan bisnis yang terhubung akan menjadi keuntungan besar bagi kami,” tutupnya.

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Di Swedia, jalan bisa isi daya mobil listrik yang melintas di atasnya

Jakarta (ANTARA) – Swedia sedang membangun salah satu infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik tercanggih, bukan dalam bentuk stasiun pengisian daya, melainkan sebuah jalan khusus yang bisa memasok daya.

Dilansir kantor berita Asian News International (ANI), Minggu, jalanan dengan rute khusus di Kota Lund itu dapat mengisi daya mobil listrik jenis tertentu yang melintas di atasnya.

Menurut Fast Company, jalan yang membentang sejauh 1 kilometer yang dibangun perusahaan Elonroad akan menjadi media pengisian daya listrik.

Teknologi pengisian listrik menggunakan medan magnet pada permukaan jalan diklaim dapat mengisi baterai hingga 80 persen. Langkah itu diharapkan dapat membuat operasional mobil listrik kian murah dan praktis, tanpa harus antre di stasiun pengisian listrik kemudian menunggu sampai baterai penuh dalam waktu berjam-jam.

Baca juga: Nissan Indonesia harap ekosistem mobil listrik tumbuh cepat

Swedia akan memulai pembangunan tahap pertama jalanan canggih itu pada tahun ini, sedangkan praktiknya akan didemonstrasikan pada 2020.

Dilansir Digital Trends, jika upaya itu berjalan sesuai rencana, maka Swedia akan membangun jalanan pengisi daya listrik sejauh 2.000 kilometer, sehingga dapat mengubah pola transportasi konvesional menjadi terektrifikasi.

Biaya pembangunan itu diperkirakan akan menelan biaya 3 miliar dolar AS.

Kendati demikian, Swedia bukanlah satu-satunya negara yang mengeksplorasi teknologi itu. Israel juga menjalankan proyek jalanan pengisian daya yang menghubungkan Kota Eilat dengan Bandara Internasional Ramon.

Baca juga: Setelah mobil listrik, Toyota-Panasonic kembangkan rumah terkoneksi
Baca juga: Asia dominasi produksi baterai mobil listrik global

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2019

Volkswagen berencana bangun pabrik baterai

Jakarta (ANTARA) – Volkswagen akan berinvestasi 1 miliar euro untuk memproduksi sel baterai mobil listrik di Jerman

Dalam sebuah pernyataan, Volkswagen berencana mendirikan pabrik baterai di Lower Saxony, yang dibangun dengan konsep kemitraan multi brand.

Untuk saat ini, sel baterai bagaikan medan pertempuran utama industri otomotif karena banyak produsen kendaraan beralih menggunakan tenaga listrik. Saat ini mereka masih meminta pasokan dari pabrikan Asia.

Dilansir dari Reuters, Selasa, Volkswagen sedang mencari opsi untuk bisnis MAN Energy Solutions, yang membuat mesin diesel besar untuk kapal dan generator listrik, serta pembuat transmisi Renk, termasuk untuk perusahaan patungan, kemitraan, penjualan penuh atau sebagian.

Reuters melaporkan, awal bulan ini Volkswagen telah mendekati beberapa perusahaan untuk mengukur minat mereka dalam membeli MAN Energy Solutions, yang diperkirakan akan mencapai angka sekitar 3 miliar euro.

Langkah itu merupakan salah satu upaya Chief Executive Volkswagen, Herbert Diess untuk melangsingkan grup yang memiliki 12 merek, truk, bus, sepeda motor, mobil, dan sepeda listrik sebagai bagian dari bisnisnya.

“Mengingat semakin kompleksnya industri kita dan tantangan yang terkait, sangat penting untuk fokus pada bisnis inti kami,” kata Ketua Dewan Pengawas, Hans Dieter Poetsch.

Baca juga: Asia dominasi produksi baterai mobil listrik global

Baca juga: Samsung siapkan baterai besar di Galaxy Note 10

Baca juga: VW dorong mitra usaha bangun pabrik baterai

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Motor listrik Gesits sudah bisa dipesan, harganya Rp25 jutaan

Jakarta (ANTARA) – PT Gesits Technologi Indonesia mengumumkan bahwa sepeda motor listrik Gesits sudah bisa dipesan dengan harga jual mulai Rp24,95 juta, dan proses distribusi akan dilangsungkan pada Juli.

Dalam ajang Telkomsel International Indonesia Motor Show (IIMS) 2019, pengunjung dapat langsung memesan Gesits di anjungan mereka yang berada di Hall C, Jiexpo, Kemayoran.

“Setelah melalui serangkaian proses riset , tahapan uji coba dan produksi yang konstruktif, dengan bangga kami memperkenalkan karya anak bangsa dengan kendaraan teknologi bertenaga listrik,” ujar CEO Gesits Indonesia, Harun Sjech di Jiexpo, Kemayoran, Kamis.

Dia juga menjelaskan, Gesits mengkombinasikan keamanan, performa, efisiensi dan memiliki biaya operasional lebih irit hingga 70 persen lebih efisien dari pada motor konvensional yang ada.

Baca juga: Kymco tatap peluang skuter listrik di Indonesia

Kendaraan ini menggunakan teknologi listrik dengan tenaga puncak 5 kW yang menggunakan baterai lithium NCM dengan kapasitas 3kWh yang dapat berjalan hingga 100 kilometer per satu kali pengisian daya. Pengisian pun terbilang cukup singkat hanya membutuhkan waktu 3 sampai 4 jam.

Gesits juga sudah dilengkapi dengan double disk brake, transmisi pulley, suspensi belakang mono shock, LED Daytime running light, HID Projector head lamps dan juga dilengkapi dengan digital dashboard yang bisa terkoneksi dengan ponsel pengendara.

Hasil karya anak bangsa ini juga didukung oleh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi. PT Pindad, PT Len. PT Wika industri Energi, PT Pertamina dan PT PLN.

“Dengan memiliki garansi tiga tahun, Gesits juga disempurnakan dengan layanan purna jual yang akomodatif karena Gesits menyediakan beberapa tingkatan layanan purna jual, layanan call center selama 24 jam juga tersedia,” ungkapnya.

Gesits akan meresmikan beberapa flagship store di kota besar dalam waktu dekat untuk memfasilitasi pemesanan Gesits selepas ajang Telkomsel IIMS 2019. Dia berharap, dapat menjadi pemimpin untuk kendaraan nasional.

Baca juga: Lambretta dan Gesits gabung IIMS 2019

“Para peminat dan followers Gesits yang tidak sempat datang ke IIMS juga dapat melakukan order online,” ucapnya.

Hadir dalam tiga warna, yaitu merah, hitam dan putih, Gesits dibanderol dengan harga mulai dari Rp 24,95 juta (off The Road). Untuk pemesanan Gesits pada ajang IIMS 2019 dan bagi mereka yang telah melakukan pre-order Gesits akan mendapatkan harga launching yaitu Rp 23,5 juta (Off The Road)

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019