Investasi Mata Uang Kripto makin Diminati

Popularitasnya dalam beberapa tahun mendatang diprediksi terus melejit, sejalan dengan aturan baru yang akan dikeluarkan Bappebti.

Penggunaan mata uang kripto masih dilarang sebagai instrumen pembayaran. Namun, peminatnya justru semakin membeludak sebagai salah satu instrumen investasi. Harga tinggi dan volatilitas nilainya yang cenderung menanjak menjadi salah satu daya tarik.

Co-Founder and Business Development Indonesian Blockchain Network Danny Taniwan mengatakan investor mata uang kripto kini bahkan lebih banyak dua kali lipat jika dibandingkan dengan jumlah investor saham. Beberapa investor mata uang kripto bahkan sudah menjelma sebagai trader yang mengeruk keuntungan jangka pendek.

“Sebagai komoditas, mata uang kripto menarik minat masyarakat melebihi transaksi saham. Untuk jenis mata uangnya saat ini, bitcoin masih yang terpopuler dengan harga berkisar Rp98 juta untuk satu bitcoin,” tutur Danny kepada Media Indonesia.

Senada dengan Danny, Head of Bussiness Development Luno Vijay Ayyar mengakui pengguna mata uang kripto di Indonesia terus menunjukkan tren meningkat. Dari dua juta pengguna aplikasi Luno sebagai platform membeli mata uang kripto, sekitar 20-30 persen berasal dari Indonesia.

Pemerintah Indonesia, menurut Ayyar, sangat suportif dalam mendorong ekosistem mata uang kripto sebagai salah satu instrumen investasi. Ia menyebutkan, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mendukung penuh mata uang kripto sebagai komoditas perdagangan.

“Saya dengar dalam waktu dekat akan ada aturan yang dikeluarkan terkait mata uang kripto. Ekspektasi saya ialah aturan ini akan semakin menjamin keberadaan mata uang kripto dan mengubah lanskap pasar mata uang kripto,” ujar Ayyar yang ditemui di konferensi Tech in Asia Jakarta, beberapa waktu lalu.

Di Indonesia, berdasarkan studi Luno yang bekerja sama dengan TNS menyebutkan, 63 persen penduduk mengetahui soal mata uang kripto. Persentase itu lebih besar jika dibandingkan dengan Malaysia, Prancis, Italia, dan Romania. Jakarta, berdasarkan laporan IDACB bahkan merupakan salah satu crypto-capital di Indonesia. Ayyar memprediksi popularitas mata uang kripto beberapa tahun mendatang terus melejit sejalan dengan aturan baru yang dikeluarkan Bappebti.

Terus Dikaji

Bank Indonesia dalam Laporan Perkembangan Kondisi Makroekonomi, Moneter, Sistem Keuangan, Sistem Pembayaran, dan Pengedaran Uang Rupiah pada Juli mengakui perkembangan peredaran mata uang virtual. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan, dua terbesar, yaitu bitcoin dan ethereum.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institue Heru Sutadi mengatakan, bank sentral dapat mempelajari praktik adposi mata uang digital dalam sistem keuangan. ProsesĀ SBOBET tersebut memang perlu prinsip kehati-hatian mengingat mata uang digital merupakan barang baru.

Mata uang kripto, lanjut Heru, hanyalah merupakan salah satu produk dari teknologi blockchain yang mendistribusikan data ke sejumlah pengguna untuk mencapai efisiensi. Menurutnya, pemerintah harus lebih beradaptasi dengan teknologi ini untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini dapat dipakai pada institusi pemerintah maupun perusahaan. Tapi, investasi di sana saat ini tidak murah. Penting pula untuk proses edukasi dahulu kepada masyarakat. Model bisnis lewat blockchain juga belum terlihat, mungkin dalam 1-2 tahun ke depan akan mulai terlihat,” tandasnya.