Keperkasaan USD Meredup Dihantam Dua Mata Uang Utama

New York: Dolar Amerika Serikat (USD) turun terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), di tengah menguatnya euro dan poundsterling. Pelemahan terjadi karena pasar menjadi positif akibat kemungkinan kesepakatan Brexit antara Uni Eropa dan Inggris.

Mengutip Antara, Jumat, 2 November 2018, pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1408 dibandingkan dengan USD1,1326 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3013 dibandingkan dengan USD1,2778 di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7206 dibandingkan dengan USD0,7077.

Sementara itu, USD membeli 112,65 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 112,92 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 1,0023 franc Swiss dibandingkan dengan 1,0082 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3087 dolar Kanada dari 1,3161 dolar Kanada. Poundsterling dan euro Inggris naik tajam dengan kenaikan 1,94 persen dan 0,86 persen.

Sekretaris Brexit Inggris Dominic Raab memperkirakan akan menandatangani perjanjian Brexit antara Uni Eropa dan Inggris pada akhir November, yang akan memberikan akses kepada perusahaan-perusahaan jasa keuangan yang berbasis di Inggris ke pasar Uni Eropa.

Raab membuat pernyataan itu dalam sebuah surat, tertanggal 24 Oktober, kepada Hilary Benn, Ketua Komite Brexit Parlemen Inggris. Sekretaris menambahkan bahwa Inggris dan Uni Eropa juga membuat kemajuan yang baik pada struktur dan ruang lingkup perjanjian masa depan

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average melonjak sebanyak 264,98 poin atau 1,06 persen menjadi 25.380,74. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 28,63 poin atau 1,06 persen menjadi 2,740.37. Indeks Nasdaq Composite naik 128,16 poin atau 1,75 persen menjadi 7.434,06.

Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan material dan consumer discretionary masing-masing menguat sebanyak 3,02 persen dan 2,23 persen, memimpin kenaikan. Utilitas menurun 0,53 persen, satu-satunya yang kalah dalam indeks.

(ABD)